Posts

Showing posts with the label KOMUNISME

Invasi Komunis Dalam Situasi Krisis, Pelajaran Dari Afghanistan

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  - Malam Jumat tanggal 27 Desember 1979, 700 tentara Soviet berpakaian seragam Afghanistan bergerak menguasai ibukota Kabul. Di antara mereka terdiri dari pasukan khusus dinas rahasia KGB dan GRU, Grup Alpha dan Grup Zenith. Dengan cepat mereka menduduki gedung-gedung penting, militer dan media utama di Kabul, termasuk target utama mereka, Istana Kepresidenan Tajbeg. Operasi dimulai pada pukul 19:00, ketika Grup Zenith menghancurkan pusat komunikasi Kabul, melumpuhkan komando militer Afghanistan. Limabelas menit kemudian, serangan di Istana Tajbeg dimulai. Sesuai rencana, istana berhasil dikuasai dan Presiden Hafizullah Amin terbunuh. Tragisnya Amin malah menyangka bahwa serangan dilakukan oleh kelompok oposisi Muslim. Ia sama sekali tak menyangka yang menyerang adalah sekutu komunisnya sendiri. Secara bersamaan, target-target lain diduduki, termasuk Kementerian Dalam Negeri pada pukul 19:15. Operasi selesai sepenuhnya pada pagi hari 28 Desember 19...

Komunis, Dan Islamis Yang Di Sudutkan

Image
ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM - Persoalan bangkitnya komunisme mungkin saja hanya bikin debat kusir di antara pembenci dan pembela wacana ini. Orang boleh setuju atau tidak terhadap kecemasan bangkitnya anasir komunis di negeri ini. Pengalaman yang sudah berlalu boleh saja jadi pertimbangan matang, boleh juga dianggap masa silam yang tidak berkaitan dengan masa sekarang. Hanya, mengabaikan kenyataan bahwa situasi nasional di era pemerintahan sekarang terbilang kondusif untuk hadirnya komunisme, tidaklah berlebihan. Orang boleh saja mencibir dan menganggap berlebihan kepada para penyeru antikomunisme. Mengganggap komunisme sebagai setan abadi yang susah dienyahkan, sah-sah saja disinisi. Namun mengolok pembenci komunisme sebagai “penjual” isu berkedok agama, tidaklah tepat. Mungkin ada yang gemar berkedok membawa-bawa agama, tapi apa iya mereka yang sekelas habib ataupun ulama pengecam partai komunis di sini betul-betul terbukti sebagai kelompok serupa, yakni “penjual” kebencian belaka? A...

Antara Natsir, Soekarno, Dan Komunisme

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  - Du choc des opinions jaillit la verite. Karena perbenturan pendapat, terbersitlah kebenaran. Peribahasa Perancis tersebut menjadi semangat Muhammad Natsir ketika menyampaikan perlunya Islam sebagai dasar negara dalam sidang Konstituante 1957. Natsir mewakili Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) dengan penuh percaya diri menyatakan kehendaknya supaya negara Republik Indonesia ini berdasarkan Islam. Dalam pidatonya, Natsir mengutarakan sanggahannya terhadap pihak-pihak yang menghendaki Pancasila sebagai dasar negara. Natsir menyanggah narasi yang sering kita dengar pada hari ini: “Jangan gunakan Islam sebagai dasar negara, sebab Islam hanyalah satu paham hidup milik satu golongan saja, sedangkan di Indonesia terdapat golongan-golongan lain selain Islam.” Natsir menilai penolakan tersebut tidak subtantif. Penolakan tersebut, menurutnya telah mengabaikan merites, isi, dan sifat dari paham hidup Islam serta mengabaikan kenyataan bahwa paham Isl...

Anak-Anak Etnis Muslim Cina Tak Luput Dari Incaran Pemerintah Komunis

Image
ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM - MUSLIM di Cina kini tengah menghadapi ancaman dari pemerintah komunis. Etnis yang selalu jadi incaran pemerintah Cina adalah etnis Muslim Hui yang tinggal di Xinjiang. Berbagai cara dilakukan pemerintah Cina untuk mempersulit gerak etnis Muslim. Salah satu korban, Meripet telah memberikan kisah sedihnya saat menghadapi ancaman pemerintah Komunis. Cina telah mengubah empat anak Meripet menjadi yatim piatu, meskipun dia dan suaminya masih hidup. Anak-anak ditinggalkan bersama nenek mereka ketika pasangan itu mengunjungi ayah Meripet yang sakit di Turki. Pemerintah Cina mulai mengucilkan etnis Muslim Hui karena tuduhan kejahatan melawan pemerintah. Etnis Muslim dilarang bepergian ke luar negeri, otomatis kunjungan Meripet berubah menjadi pengasingan. Kemudian, ibu mertuanya dipenjarakan, dan Meripet belajar dari seorang teman bahwa anak-anaknya yang berusia 3 sampai 8 tahun ditempatkan di panti asuhan milik Komunis di wilayah Xinjiang. “Anak-anakku seperti di...

Menimbang Isu Kebangkitan PKI

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  -  Beberapa   waktu belakangan ini, isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia menyeruak di publik. Hampir setiap hari lini masa media sosial dipenuhi berbagai kabar perihal kembalinya gerakan politik berlambang palu arit ini. Kegaduhan pun tak dapat dielakkan lagi. Sejumlah pihak menuding isu ini sengaja diembuskan pihak tertentu demi kepentingan politik menjelang Pemilihan Umum Legislatif dan Pilpres 2019.  Burhanuddin Muhtadi, peneliti Indikator Politik Indonesia (IPI) menegaskan hal tersebut berdasar hasil penelitiannya. Secara umum isu ini dianggap mengganggu elektabilitas kandidat capres petahana dan partai politik pengusungnya? Benarkah demikian? Seperti dilansir setkab.go.id Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada Pembukaan Kongres XX Tahun 2018 Wanita Katolik Indonesia (WKRI), di Magnolia Grand Ballroom Hotel Grand Mercure, Superblok Mega Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2018) menyampaikan bahwa tidak mungkin dirin...

Ketika Ulama Tarim Di Culik Komunis

Image
ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM - SELAKU anak kelahiran tahun 90-an, tentu saja, kisah tentang kaum Komunis dan kaitannya dengan Gerakan 30 September 1965 silam hanya saya peroleh melalui literatur sejarah. Malam ini, dini hari, 01 Oktober 2017, saya mencoba mengingat kembali bacaan tentang bagaimana segerombolan manusia berpakaian lengkap mendatangi rumah-rumah para jenderal, membunuh, menyeret dan akhirnya memasukkan jasad-jasad para putra terbaik bangsa itu ke sebuah sumur tua di Lubang Buaya. Sungguh sadis! Itu hanya secuil tentang kekejaman kaum “kiri” itu di Bumi Pertiwi. Belum lagi kisah tentang pembantaian kaum-kaum agamis; mulai dari para ulama, santri, hingga memberangus pondok-pondok pesantren. Bagaimana lagi dengan apa yang terjadi di Uni Soviet kala itu? Atau masyarakat di Kuba? Atau RRC di bawah Mao Zedong yang menewaskan jutaan warganya untuk menerapkan ideologi yang dianutnya itu? Tak hanya di Indonesia, ideologi dan gerakan kaum Komunis juga pernah menguasai Yaman ini. Khu...

Ini Ajaran Sesat Komunis Yang Tidak Diketahui Masyarakat Dan Pelajar

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  -  Dalam sejarah, ada seorang seniman yang pernah ingin bergabung ke sistem komunis. Akhirnya bergabung. Dia seorang yang awalnya kagum dengan teori yang terdapat di dalam ajaran atau paham komunis. Namun singkat cerita, saat ia diminta oleh elit komunis untuk melakukan hal yang belum pernah ia lakukan, maka ia pun akhirnya mengundurkan diri. “Ada seniman Inggris, dia orang luar, bergabung dengan kelompok komunis. Akan tetapi ia menyatakan diri mundur, dan bisa terbilang cepat. Alasannya hanya karena ia diminta melakukan perilaku ingkar, dusta, atau berbohong dalam menyampaikan sesuatu untuk tujuan komunis,” kata sastrawan Taufik Ismail, di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat. Tidak hanya itu, Taufik Ismail juga mengatakan bahwa paham komunis mempunyai urutan atau strategi di dalam menjaring orang untuk bergabung. Dan misalnya saja sedikitnya ada belasan bagaimana cara melakukan kekerasan agar tercapai keinginan dari orang-orang...

Sejarah Pemberontakan PKI Perlu Di Tulis Ulang Dari Kacamata Umat Islam

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  - Peneliti dari Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), Hadi Nur Ramadhan mengatakan bahwa generasi muda hari ini banyak disuguhi sejarah pemberontakan PKI dari kacamata Orde Baru. Menurutnya jika menggunakan sudut pandang Orde Baru, umat Islam tidak sepenuhnya sepakat. “Mau tidak mau, penulisan sejarah hari ini didominasi oleh sejarawan yang pro Orde Baru. Yang memang ada beberapa hal dari kacamata umat Islam, tidak sepenuhnya kita sepakat,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (27/09/2018). Pria yang akrab dengan sapaan Kang Hadi ini menekankan bahwa perlu ada penulisan ulang sejarah pemberontakan PKI. Baik melalui film, maupun tulisan yang sesuai dengan kacamata umat Islam. “Perlu ada penulisan ulang tentang pemberontakan PKI, baik peristiwa 1948 maupun 1965 versi umat Islam perlu ditonjolkan ketimbang versi Orde Baru. Karena yang berhadapan secara langsung adalah umat Islam,” sambungnya. Ia menilai, umat Islam perlu membuat gerakan secara...

Mengenal Komunisme Dan Bahayanya

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM -  Komunisme adalah sebuah aliran berpikir, berlandaskan kepada atheisme, yaitu tidak percaya kepada tuhan. Aliran ini menjadikan materi sebagai asas segala-galanya, maka sering disebut sebagai materialisme. Mereka menafsirkan sejarah berdasarkan pertarungan kelas dan faktor ekonomi. Aliran ini lahir di Jerman di bawah asuhan Marx dan Indirest, maka kemudian disebut sebagai Marxisme. Kemudian menjelma dalam bentuk revolusi di Rusia pada tahun 1917 M, awal berdirinya Uni Sovyet, dengan planning dari gerakan Yahudi. Lalu berkembang melakukan ekspansi dengan tangan besi dan kekerasan. Komunisme selalu menggunakan kekerasan walau kadang dia pakai demokrasi, namun hanya untuk sarana kalau belum memiliki kekuatan Umat Islam di penjuru dunia banyak terluka dengan ideologi ini, karena jelas menentang Tuhan. Dan banyak bangsa-bangsa yang hilang dari peredaran sejarah lantaran ulah aliran ini, terutama di negri-negri komunis, seperti Sovyet, juga Cina dan be...

Melongok Geliat Muslim Di Negeri Komunis Kuba

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  - Saat salsa berdenyut di sepanjang Obispo Street di bagian tertua dari ibukota Karibia, seorang pria berjanggut mengangkat tangan ke telinga dan menghadapi timur menuju Mekkah, mengimami shalat berjamaah. Mereka berbisik dalam persatuan “Allahu akbar” ( “Allah Maha Besar” dalam bahasa Arab). Mereka membaca ayat-ayat Al-Quran. Mereka membungkuk dan menempatkan kepala, lutut dan tangan di karpet oriental. Bersama-sama, mereka mewakili kelompok pengikut Islam yang berkembang di tempat yang paling tidak mungkin: negeri komunis Kuba. Sebagaimana Muslim di seluruh dunia merayakan bulan suci Ramadhan, yang dimulai pada awal Juni, mereka bergabung dengan komunitas kecil sebagai muslim; sekitar 10 ribu, berdasarkan perkiraan mereka sendiri. Mereka memadukan nilai-nilai Islam dan adat istiadat Amerika Latin di Kuba. Mereka sekarang memegang doa sehari-hari mereka di dalam masjid pertama Kuba di sebuah pulau yang lebih terkait dengan Katolik dan Santeria. “...

Kuba Sisipkan Kembali Komunisme Dalam Draf Konstitusi Baru

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  - Kuba kembali menyisipkan tujuan “menuju sebuah masyarakat komunis” ke dalam rancangan konstitusi setelah sebelumnya dicoret dari draf versi pertama. Parlemen Kuba pekan ini akan memperdebatkan rancangan konstitusi edisi revisi itu, yang dibuat untuk menggantikan konstitiusi era Soviet guna menyesuaikannya dengan perkembangan zaman. Perubahan di dalamnya antara lain adanya pengakuan properti pribadi dan peluang pengakuan perkawinan sesama jenis, lapor stasiun televisi pemerintah Kuba merupakan salah satu dari segelintir negara di dunia yang dikendalikan oleh Partai Komunis dan menyatakan bahwa sistem partai sosialis tidak dapat diganggu-gugat. Meskipun demikian, komisi yang bertugas menyusun konstitusi baru –yang dipimpin oleh ketua partai Raul Castro– sempat tidak menyebut kata “komunisme” dalam rancangan pertama dan dipublikasikan ke seluruh penjuru negeri pada bulan Juli untuk dikonsultasikan kepada rakyat. Ribuan warga dalam pertemuan tingkat...

Partai Komunis Cina Siap Pecat Anggotanya Yang Beragama

Image
ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM - CINA—Partai Komunis yang berkuasa di Cina dilaporkan telah merilis serangkaian peraturan bagi para anggota partai untuk ‘meninggalkan agamanya.’ Tidak main-main, partai mengancam akan memberikan hukuman karena menyebarkan “rumor politik” dan merekomendasikan mereka yang taat beragama untuk meninggalkan partai, Euro News melaporkan. “Anggota partai yang memiliki keyakinan agama harus diperkuat melalui ‘pendidikan khusus.’ Jika mereka masih tidak berubah setelah bantuan dan pendidikan dari organisasi partai, mereka harus hengkang dari partai,” bunyi peraturan yang dibuat Presiden Xi Jinping. Ketika konstitusi negara Asia Timur menjamin kebebasan beragama, Partai Komunis Cina secara resmi ateis dan anggota partai juga seharusnya demikian. “Mereka yang menghadiri kegiatan agama akan dipecat sebagai anggota partai,” aturan itu berlanjut. Aturan disiplin yang diperbarui dan telah dirilis pada Ahad oleh pengawas korupsi Komisi Pusat Inspeksi Disiplin berlaku seja...

Dituduh Lecehkan Partai Komunis dan Rezim, Jurnalis di China Dihukum 15 Tahun Bui

Image
ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM - Pengadilan China menjatuhi hukuman 15 tahun penjara terhadap seorang jurnalis. Terdakwa dinyatakan bersalah atas perbuatan “merendahkan” Partai Komunis yang berkuasa dan pemerintah. Seperti pernyataan yang dilansir AFP dari website pengadilan kabupaten Guiyang, Provinsi Hunan di China Tengah, Shane Guerin, yang pernah bekerja untuk surat kabar resmi, dijatuhi vonis pada Kamis kemarin. Pengadilan menjelaskan bahwa jurnalis itu bersalah karena “kejahatan gangguan, pemerasan, perdagangan ilegal dan korupsi.” Vonis itu termasuk denda tujuh juta yuan (sekitar satu juta euro). Pengadilan mengatakan bahwa Guerin sejak 2015 memposting di media sosial “berita palsu” dengan tujuan memeras  orang-orang yang dituduhnya dalam artikel-artikelnya. Organisasi Pembela Hak Asasi Manusia Tiongkok, dalam sebuah pernyataan, meminta Beijing untuk segera membebaskan wartawan itu. Organisasi itumengatakan bahwa Shane Guerin ditangkap bersama banyak kerabatnya pada musim panas...

Cina Berencana Revisi Quran Dan Bible Agar Sesuai Dengan Ideologi Komunis

Image
ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM - Cina berencana menulis ulang Bible dan Quran agar sesuai dengan nilai-nilai sosialisme. Nantinya, edisi baru tidak boleh mengandung konten apapun yang bertentangan dengan ideologi Partai Komunis. Teks yang dianggap bermasalah akan diganti atau diterjemahkan ulang. Meski tidak menyebut Bible dan Quran secara spesifik, namun partai tersebut menyerukan ‘evaluasi komprehensif terhadap agama yang ada’ dengan menyasar konten yang dinilai tidak sesuai dengan kemajuan zaman. Perintah itu diberikan pada bulan November lalu dalam pertemuan yang diadakan oleh Komite Urusan Etnis dan Agama Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Cina, yang mengawasi masalah etnis dan agama di Cina. Menurut kantor berita lokal Xinhua, pertemuan tersebut dihadiri 16 orang pakar dan perwakilan agama yang berbeda dari Komite Sentral Partai Komunis Cina. Pertemuan tersebut diawasi oleh Wang Yang, Ketua Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China. Wang menekankan bahwa otorita...