Posts

Showing posts with the label kesesatan syiah

Apakah Asy-Syiah Mencintai Ahli Bait ?

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  - DAHULU kelompok Syiah dalam sejarah daulah-daulah Islam diperlakukan oleh kaum muslimin secara biasa. Ya, memang benar kaum muslimin berselisih dengan Syiah, akan tetapi kaum muslimin tidak melakukan pembunuhan terhadap mereka. Tidak melakukan pengusiran dan pemusnahan. Banyak ulama Syiah hidup dalam “dekapan” kebudayaan Islam, seperti para sastrawan dan penyair. Yang demikian itu karena Ahlussunnah dapat hidup dengan kelompok mana pun, meskipun berselisih dan memerangi penyimpangan akidahnya, sebagaimana yang dilakukan Ali bin Abi Thalib r.a. terhadap kelompok Khawarij. Ahlussunnah tidak memerangi, melainkan terhadap orang yang mengangkat senjata terhadap kaum muslimin, atau mengkhianati, atau berusaha merusak agama mereka. Ada pun kelompok Syiah, mereka senantiasa berusaha mencapai kekuasaan, namun tidak pernah berhasil, hingga akhirnya Alawiyyun bekerja dengan Abbasiyyun untuk menjatuhkan Daulah Umawiyah, dan berhasil. Dan tegaklah Daulah Abb...

Mengenal Asal Usul Syiah

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM -  Syiah menurut etimologi bahasa arab bermakna pembela dan pengikut seseorang. Selain itu juga bermakna setiap kaum yang berkumpul di atas suatu perkara. Adapun menurut terminologi syariat, syiah bermakna mereka yang menyatakan bahwa Ali bin Abu Talib lebih utama dari seluruh sahabat dan lebih berhak untuk menjadi khalifah kaum muslimin sepeninggal Rasulullah saw ( [1] )   . Pada hakikatnya, imamah merupakan worldview (pandangan dan pegangan hidup) bagi Syiah. Dan sebagai kelanjutan dari idiologi ini, maka khalifah-khalifah pertama, kedua, dan ketiga yaitu Abu Bakar, Umar, dan Usman adalah Khalifah yang tidak sah, pengkhianat, perampok-perampok yang berdosa, karena mengambil jawatan dan pangkat khalifah tanpa kebenaran dari Ali. Oleh karena itu syiah selalu mencaci maki para sahabat Rasulullah saw. Sehingga Abu Bakar dan Umar diibaratkan seperti Fir’aun dan Hamman, bahkan mereka mengkafirkan dan melaknat para sahabat dalam berdoa. Di ant...

Tantang Mubahalah, Akhir Hayat Sang Pemimpin Syiah Mesir Ini Mengenaskan

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  - HASAN Syahatah, tokoh Syiah Mesir yang getol mencaci sahabat Rasulullah SAW tewas akibat adzab yang ia lakukan sendiri. Syahatah tak sekadar meninggal begitu saja, melainkan ia tewas setelah mencaci dan melaknat sahabat Nabi lewat Youtube. Syahatah sebelumnya melakukan mubahalah (dua pihak yang saling memohon dan berdoa kepada Allah, agar Allah melaknat dan membinasakan pihak yang batil atau menyalahi pihak kebenaran) dengan Syeikh Abu Misyari dari Arab Saudi. Syeikh Abu Misyari berkata bahwa, ‘”Aisyah adalah ummul Mu’minin, Allah telah meridhainya, ia bukan wanita jahat, fajir dan fasik, dan demi Allah engkau wahai Hasan Syahatah adalah fajir, fasik, munafik, Allah melaknatku jika aku dusta” Sementara Hasan Syahatah bersumpah dengan mengatakan “Aku keluar dari daya dan kekuatan Allah, dan aku masuk kepada daya dan kekuatanku, demi Allah bahwa ‘Aisyah istri Rasulullah SAW adalah wanita yang fasik, mujrim (jahat), maksiat kepada Allah dan Rasul-N...

Ali Syari’ati : Pemikir Syiah Yang Dibenci Syiah

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  -  Satu ketika, seorang kawan bertanya pada saya,   “Apakah Amien Rais syiah?   Pertanyaan yang mengejutkan ini rupanya disebabkan satu keheranan. Ia mendapati Amien Rais menulis kata pengantar dalam salah satu karya Ali Syari’ati yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Ali Syariati merupakan salah satu figur populer ketika kita membahas Syiah. Satu sekte menyimpang dari ajaran Islam. Di Indonesia, sekte ini juga hadir sejak lama. Dengan beragam nama. Kendati demikian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan pernyataan bahwa sekte Syiah termasuk dalam kriteria 10 aliran sesat di menurut Ulama Indonesia. Pembabakan sejarah Syiah di Indonesia, setidaknya dapat kita bagi menjadi dua, pra dan pasca revolusi Iran 1978. Penulisan  sejarah syi’ah  sebelum revolusi Iran nampaknya seringkali diselimuti klaim ketimbang realita. Mulai dari kerajaan Islam pertama, yaitu Peurlak yang diklaim Syiah, hingga tradisi tabuik ...

Gurita Syiah Iran Di Damaskus Sebelum Arab Spring

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  - Sebelum konflik 2011, warga Suriah -khususnya penduduk Damaskus- tidak menyaksikan kehadiran para peziarah Syiah ke kota tua Damaskus selain kunjungan wisata religius yang menumbuhkan kehidupan ekonomi di ibukota. Bentuk pariwisata ini telah berkembang pesat, dan bertujuan untuk menguasai setiap area yang memiliki landmark keagamaan yang terkait dengan tokoh Syiah. Namun, setelah masa itu berlalu, mereka kemudian mengubah fitur-fitur kawasan serta mengalihkan ritual keagamaan ke barak-barak militer untuk mobilisasi dan menerapkan wajib militer sektarian. Selain menetapkan kontrol di atasnya, juga untuk menarik dan mengintimidasi penduduk setempat. Pusat Penelitian Kepercayaan, sebuah proyek yang berkaitan dengan penyebaran Syiah di seluruh dunia, memperkirakan bahwa jumlah Syiah Suriah pada tahun 2013 adalah antara 300.000 dan 500.000 orang. Sumber lain mengatakan mereka terdiri dari 4 hingga 4,5 persen populasi. Angka ini yang paling mendekati ...

Membahas Syiah Bukan Berarti Memecah Belah

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  - SERINGKALI ketika dibahas masalah Syi’ah, sebagian kalangan –baik dalam internal maupun eksternal umat Islam—seringkali merasa tabu. Di media di-image-kan sedemikian rupa bahwa membuka kembali lembaran Syi’ah dianggap sebagai petaka. Dalih yang digunakan adalah karena muslim mencakup Syi’ah dan Sunni. Lebih dari itu, membicarakan tema ini justru memecah belah umat Islam menjadi dua bagian. Dr. Ragib As-Sirjani dalam buku “al-Syī’ah Nidhāl am Dhalāl” (2011: 129) menjawab ketakutan yang berlebih-lebihan ini dengan dua poin: Pertama, Syi’ah hanya mewakili 11% dari eksistensi umat Islam (sekitar 150 juta di dunia). Maka kata beliau, sungguh zalim jika umat harus mengorbankan aturan-aturan baku demi jumlah yang tak seberapa. Sementara itu, Syi’ah tak dituntut untuk menerapkan aturan umat Islam baik dalam masalah akidah, akhalak, sejarah maupun politik. Apa yang ditulis Dr. Ragib ada benarnya. Kalau dilihat dari sisi ajaran –terkecuali Syi’ah Zaidiyah...

Milisi Iran Rombak Masjid Jami’ Umar Bin Khattab Jadi Husainiyah Syiah

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  - Milisi Iran dikabarkan, menghancurkan Masjid Jami’ Umar bin Khattab di Kota Abu Kamal atau Al-Bukamal di provinsi Deir Zour, Suriah. Kompleks Masjid Ahlussunnah itu dijaga ketat oleh milisi dan tampaknya ingin diubah menjadi Husainiyah, pusat ritual keagamaan Syiah. TV lokal Al-Syarqiyah 24 melaporkan, seperti dilansir Orient News, masjid yang berada di desa Al-Suwai’iyah itu mulai dihancurkan dan dirusak pada Ahad lalu. Pasukan Garda Revolusi Iran saat ini mengawal pembungan kembali untuk dijadikan Husainiyah Syiah. TV tersebut menegaskan bahwa proyek ini bagian dari upaya Iran sejak 2014 untuk menjadikan Al-Bokamal kota Syiah. Banyak Husaniyah dan tempat-tempat suci Syiah dibangun di wilayah yang dikontrol milisi Iran. Masjid-masjid di kota tersebut dipasangi bendera Iran. Milisi Iran juga mengendalikan perekonomian di kota tersebut. Kota Abu Kamal baru-baru ini melihat pembukaan pusat kebudayaan Iran dan pusat untuk pendidikan sekte Syiah. Si...

Imam Teheran Serukan Sunni-Syiah Bersatu Lawan Konspirasi Musuh Musuh Islam

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  - Ahmad Khatami, seorang Imam asal Teheran, Iran, menyerukan agar Sunni dan Syiah bersatu melawan konspirasi kekuatan-kekuatan besar yang menargetkan Islam. Khatami mengimbau tidak membiarkan terjadi keretakan di antara keduanya (Sunni-Syiah) karena ulah Amerika, yang ia sebut mendukung terorisme. “Syiah dan Sunni bersatu, melawan musuh yang menargetkan fondasi Islam. Dengan kesatuannya, dunia Islam akan memberikan pukulan kuat ke Amerika Serikat,” katanya. Khatami mengkritik Presiden AS Joe Biden yang menstigmatisasi orang-orang Iran dengan sebutan teroris, dan mengatakan bahwa pernyataan Joe Biden sangat konyol. “Seluruh dunia tahu bahwa Amerika adalah teroris dan sponsor terorisme. Mereka (Amerika) yang mengirim teroris ke Suriah,” tambahnya. Namun di balik seruannya mengajak muslim di dunia untuk bersatu, Khatami juga menuduh Arab Saudi sebagai “boneka Amerika” yang menurutnya memiliki peran kunci dalam setiap aksi teroris di dunia Muslim...

Inilah Penampakan Satu Satunya Masjid Di Korea Utara

Image
  ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  -  KOREA UTARA merupakan sebuah negara yang sangat tertutup. Tak hanya bermusuhan, kondisi negara ini juga amat kontras dengan tetangganya, Korea Selatan. Di Korea Utara, Kim Jong Un bukan sekedar pemimpin negara, dia dan kroninya menjelma sebagai penguasa mutlak yang menguasai berbagai sektor kehidupan. Tidak ada kebebasan beragama di Korea Utara. Pemerintah Komunis dibawah pimpinan keluarga Kim Jong Un tidak mengizinkan kelompok agama yang tidak sah untuk melakukan kegiatan keagamaan mereka. Bagaimana dengan muslim di sana? Ada kah mereka? Kendati tak memberikan kebebasan beragama, bukan berarti tidak ada orang yang beragama di sana. Pusat Penelitian Pew memperkirakan, ada 3.000 Muslim di Korea Utara pada 2010. Jumlah ini meningkat dari 1.000 Muslim pada 1990. Siapa saja mereka? Mayoritas muslim di Korea rupanya didominasi oleh muslim pendatang dari berbagai negara. Pada 2013 lalu, sebuah masjid di didirikan di kompleks kedutaan Iran di Pyo...

Mufti Pahang : Syiah Tetap Sesat

Image
ROMADHON.ID , TANJUNG ENIM  -  Mufti Pahang Dr Abdul Rahman Osman menekankan bahwa tidak ada revisi atau kesempatan yang harus diberikan untuk penyebaran ajaran Syiah di Malaysia. Menurutnya, pemahaman kelompok itu jelas bertentangan dengan praktik Ahlus Sunnah Wal Jamaah (ASWJ), yang merupakan dasar dari komunitas Muslim di negara ini. “Kami tidak harus menyerah pada desakan apa pun ketika memberi tahu Komite Fatwa Dewan Nasional untuk menghapuskan fatwa Syiah yang menyimpang dari ajaran Islam. “Ini adalah penegasan bahwa masyarakat Islam di negara ini tetap berpatokan pada al-Quran dan as-Sunnah serta mengamalkan Mazhab Syafi’i tanpa sengketa atau penambahan yang mengarut,” kata Dr Abdul Rahman dikutip kantor Berita Bernama hari Kamis lalu. Sementara itu,  Abdul Rahman menginformasikan bahwa tidak ada kelompok Syiah yang aktif di negara bagian Pahang dan laporan yang diterima hanya melibatkan praktik swasta. “Kami menyarankan bahwa individu yang terlibat tidak mengejar ...