Dunia seakan runtuh saat dinyatakan terkena gagal ginjal tahap akhir. Yang ada dalam bayangan adalah kenyataan harus menjalani sisa usia dengan melakukan cuci darah. Padahal sebenarnya, penderita gagal ginjal tahap akhir masih bisa diatasi dengan Terapi Pengganti Ginjal. Memang salah satunya yang terkenal adalah Dialisis atau cuci darah. Cuci darah sendiri bisa dilakukan melalui mesin yang disebut Hemodialysis atau melalui perut yang disebut Peritoneal dialysis. Selain itu, ada juga cara lain. Cara ini dianggap bisa membuat penderita gagal ginjal tahap akhir dapat menjalani hidup normal seperti orang pada umumnya, yakni melalui tranplantasi ginjal. "Sejak tahun 1977, Indonesia hanya melakukan 800 pasien transplantasi ginjal, hanya sekitar 10 persen dari yang melakukan terapi dialisis. Hal ini cukup memalukan, setiap kali mau naik justru terkena isu jual beli ginjal," kata dr.Tunggul D.Situmorang, SpPD,K-GH, FINASIM, dalam acara Penyakit Ginjal dan Pencegahannya, di bilangan ...
Banyak produk kewanitaan yang ditawarkan dengan berbagai bentuk dan jenis, mulai dari tampon, pembalut, panty liner , pembersih kewanitaan, yang beberapa di antaranya bahkan digunakan sehari-hari. Berdasar sebuah studi, rata-rata wanita menggunakan 10.000 tampon, pembalut, menstrual cup, panty liners sejak puber hingga menopause. Untuk itu, pemilihan produk kewanitaan menjadi hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Penggunaan produk kewanitaan jangka panjang memiliki pengaruh baik sekaligus buruk, berikut seperti dilansir dari Boldsky . Pembalut atau tampon Sebagian besar terbuat dari campuran katun dan rayon. Agar terlihat steril, mereka diputihkan dengan bahan kimia bernama dioxin . Penggunaan jangka panjang racun ini disertai produk yang tidak higienis akan menyebabkan ruam atau infeksi di bagian pribadi. Produk ini juga sulit untuk terurai, butuh waktu 25 tahun agar bisa terurai. Pembalut juga menciptakan atmosfer yang baik bagi bakteri untuk tum...
Comments
Post a Comment